Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula Anti Gagal
Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula Anti Gagal


Hai sobat ilmu apa? Pada artikel kali ini ilmu apa akan membahas cara budidaya jamur tiram untuk pemula anti gagal. 

Pada dasarnya jamur tiram adalah tanaman yang mudah untuk di budidayakan, namun dalam budidaya jamur tiram ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar jamur tiram dapat berkembang dengan baik. Jamur tiram banyak digemari oleh banyak kalangan di Indonesia selain rasanya yang nikmat jamur tiram juga memiliki potensi peluang usaha yang menguntungkan lhoo! 

Bagi para pemula yang ingin budidaya jamur tiram sebaiknya perhatikan berbagai hal berikut ini. 

Hal-Hal Tentang Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula Anti Gagal Yang Harus Diperhatikan

1. Pemilihan bibit yang tepat

Sebelum memulai membudidayakan jamur tiram tentu kita harus memilih bibitnya terlebih dahulu. Dalam memilih bibit jamur tiram sebaiknya pilihlah bibit yang padat dan berat. Sebaiknya jika ingin membeli bibit jamur tiram carilah suplier yang terpercaya dan sudah sukses dalam menjalankan usahanya. Hal ini dilakukan untuk menghindari dari resiko jamur tidak tumbuh dengan baik maupun untuk menghindari terjadinya penipuan. 

2. Sediakan lumbung yang baik

Setelah memilih bibit yang baik, selanjutnya sediakan lumbung yang baik. Lumbung yang baik untuk jamur tiram adalah memiliki tinggi kurang lebih tiga meter. Hal ini diperlukan untuk mengurangi panas dari atap. Sebaiknya dinding bagian barat dibiarkan terbuka saja. Dan lumbung boleh dibuat dari bahan apa saja baik itu papan, tripleks, atau hanya ber didinding sarlon (jaringan untuk tanaman) juga boleh. 

3. Perhatikan kebersihan

Untuk budidaya jamur tiram kebersihan merupakan kunci dari keberhasilannya. Jika ingin budidaya jamur tiram sukses maka sebaiknya kebersihannya perlu dijaga dengan baik. Jamur tiram sangan sensitif dengan asap, bau-bauan seperti minyak wangi, bau masakan, bau menggoreng ikan. Perhatikan juga kebersihan lumbung nya agar terhindar dari berbagai serangga. Karena jika lumbung nya kotor maka serangga-serangga akan berkembang biak di dalam lumbung tersebut dan akan sangat sulit untuk dibasmi. 

4. Sirkulasi udara yang baik

Cara budidaya jamur tiram untuk pemula anti gagal yang ke empat adalah memperhatikan bahwa jamur tiram memerlukan sirkulasi udara yang baik. Karena jika udara tidak berganti makan kadar oksigen di dalam ruangan akan kurang hal ini dapat menyebabkan jamur tiram tidak dapat tumbuh dengan baik. Jika sirkulasi udara lancar makan jamur tiram akan mendapatkan udara segar dan gk ini dapat mempengaruhi pertumbuhan jamur tiram itu sendiri. 

5. Cara perawatan dan penyiraman yang baik

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal tentu kita harus tahu bagaimana perawatan yang baik. Perawatan jamur tiram tidaklah terlalu sulit jamur tiram hanya perlu di siram setiap hari dengan spray. Untuk penyiraman dalam satu hari dapat dilakukan 3 sampai 4 kali. Bila cuaca agak panas sebaiknya siram juga pada malam hari agar jamur dapat berkembang dengan baik. Bila musim hujan makan jamur cukup disiram 2 kali saja agar jamur tidak terlalu lembab, jika terlalu lembab jam air akan kuning karena kebanyakan air. 

6. Pemanenan

Pemanenan sebaiknya dilakukan 4 hari setelah jamur tumbuh. Karena umur jamur tidak panjang, jamur hanya bertahan dalam waktu satu minggu. Jika kelamaan di panen makan jamur akan kuning dan kering karena sudah terlalu tua. Untuk mengetahui jamur yang telah siap panen kita perlu memperhatikan bagian batang nya yang sudah tampak agak kuning, kelopak jamur sudah mulai agak tipis dan agak lembek. Jika pemanenan di lakukan pada pagi hari sebaiknya jamur di siram pada malam hari. Jika jamur di panen malam hari sebaiknya di siram 4 jam sebelum pemanenan. 

Semoga artikel tentang cara budidaya jamur tiram untuk pemula anti gagal ini membantu sobat ilmu apa. Bagi yang mau mulai budidaya jamur tiram silahkan di praktekkan cara diatas, semoga sukses.